MENU

Antisipasi Dampak El Nino, Kementan Serahkan Pompa di Klaten

Mei 20, 2024 |

KLATEN - Dalam upaya anitisipasi dampak El Nino, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong program pompanisasi diterapkan di seluruh kabupaten di Jawa Tengah. Di wilayah Kabupaten Klaten, Kementan melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang menyerahkan 31 unit pompa air (18/5/24).

Ini merupakan salah satu strategi Kementerian Pertanian dalam mempertahankan produksi padi nasional. Pasalnya, El Nino terbukti telah menurunkan produksi padi.

Untuk itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong pemasangan pompa di lahan pertanian secara masif, baik pompa yang sudah ada maupun pompa baru.

"Kekeringan yang disebabkan oleh El Nino ini sudah over lap dan kita harus waspada, karena itu kita harus memasang pompa semaksimal mungkin agar area persawahan khususnya tanaman padi bisa terairi sehingga kita bisa mempercepat masa tanam," ujar Mentan Amran.

Ia optimis pompa air bisa mengoptimalkan penggunaan irigasi dalam mengairi lahan pertanian, sehingga menghasilkan panen dan produktivitas yang tinggi.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menyatakan, “Kita harus bisa meningkatkan indeks tanam, dengan optimasi lahan melalui adanya pompanisasi sumber – sumber air permukaan seperti sungai atau sumber air lainnya selain melalui pengambilan sumur air dalam untuk ketersediaan air pertanian.”

Sistem pengairan berasal dari pompa dipercaya bisa memberi jaminan ketersediaan air. Hal ini mendorong petani lebih leluasa menanam di segala musim.

Khusus di Kabupaten Klaten, telah mendapatkan 31 unit pompa air, 9 unit traktor roda empat, dan 25 unit irigasi perpompaan. Dengan penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) ini, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA) Bambang Sudarmanto optimis bisa meningkatkan produksi pertanian.

“Dengan penggunaan pompa di wilayah Kabupaten Klaten, diharapkan dapat meningkatkan Perluasan Areal Tanam (PAT).” jelas Bambang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, Widiyanti mengatakan Kabupaten Klaten terus berupaya mencapai target yang ditetapkan oleh Kementan.

“Dari target nasional areal tanam padi seluas 70 ribu hektare dalam kurun waktu 1 tahun, Kabupaten Klaten ditargetkan mencapai seluas 1.361 hektare. Hingga saat ini sudah terealisasi sebanyak 76,7 % dari target.” papar Widiyanti.

Kegiatan pompanisasi ini didukung oleh 10 unit brigrade pompa dari Kodim 0723 Klaten. Bekerjasama dengan penyuluh pertanian lapangan dan Babinsa untuk mendata area tanam berbasis sungai.

Bersama Polbangtan YOMA, DKPP Kabupaten Klaten terus menginventarisir potensi lahan sawah tadah hujan potensial di sekitaran sungai yang masih memiliki debit cukup. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketercukupan air di lahan PAT sebagai Upaya mengantisipasi adanya gagal panen karena kekurangan air (puso). (Lutfan/Os)

KAMPUS MAGELANG
Jl. Magelang – Kopeng KM.7
Magelang, Jawa Tengah, Telp. (0293) 364188, Fax. (0293) 313032
Kotak Pos 152 , Kode Pos 56101
KAMPUS YOGYAKARTA
Jl. Kusumanegara No.2 Umbulharjo, Yogyakarta, No. Telp (0274) 373479, Fax. (0274) 375528, Kode Pos 55167
(0293) - 364188 / (0274) - 373479
(0293) – 313032 / (0274) - 375528
www.polbangtanyoma.ac.id
Jam layanan : Senin - Kamis, Jam 7.30 - 16.00 WIB
Jam layanan : Jumat, Jam 7.30 - 16.30 WIB
00242123
Hari Ini : 162
Kemarin : 966
Bulan Ini : 18048
Tahun Ini : 159644
Total : 242123
Sedang Online : 13
© Copyright 2024- POLBANGTANYOMA - All Rights Reserved
Translate »
magnifierchevron-downcross-circle