MENU

Diseminasi Mineral Blok, Kementan Jalin Kerjasama dengan BRIN

Mei 22, 2024 |

MAGELANG - Kementerian Pertanian (Kementan) membuka jalur kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Salah satunya dalam rangka diseminasi Mineral Blok Fortifikasi Mikroalga dan Herbal untuk Ternak di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (21/5/24).

Seperti diketahui, mineral blok merupakan suplemen yang berperan untuk mengatasi defisiensi mineral pada sapi. Sehingga mencegah kehilangan bobot badan, memperbaiki daya reproduksi, meningkatkan produksi, dan daya tahan sapi terhadap penyakit.

Melihat manfaatnya bagi peningkatan produksi daging dan susu, Kementan menyambut baik inovasi ini. Seperti disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran di berbagai kesempatan agar petani dan peternak terus meningkatkan produktivitasnya.

“Saya mendorong peningkatan produktivitas ternak dalam rangka pemenuhan kebutuhan protein hewani yang bersumber dari daging dan susu di Indonesia” jelas Mentan Amran.

Penyediaan pangan sebagai sumber protein dan lemak ini menurut Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi adalah tugas yang sangat besar. Untuk itu Ia mengajak semua pihak berupaya untuk meningkatkan produktivitas.

“Faktor pengungkit produktivitas daging adalah dengan penyiapan sarana prasarana, seperti kandang, lahan hijauan, konsentrat, pakan dan memanfaatkan inovasi teknologi.” papar Dedi.

Mineral blok yang dibawa oleh Gunawan dan tim peneliti Pusat Riset Peternakan BRIN ini menjadi salah satu inovasi yang sangat strategis dalam meningkatkan bobot ternak, khususnya pada rumenansia.

“Mineral blok ini bisa digunakan untuk mengatasi defisiensi mineral, terutama untuk ternak sapi yang hanya makan hijauan saja.” jelas Gunawan.

Dengan harga yang dibandrol 10 – 15 ribu per kilonya, mineral blok ini bisa menjadi aternatif pendamping pakan yang efektif.

“Satu kilo mineral blok ini bisa digunakan untuk 3-4 bulan per ekor. Selain murah, mineral blok ini bisa mengatasi kekurangan mineral, serta meningkatkan pertambahan berat badan.” papar Gunawan.

Ia menyebutkan adanya penambahan bobot sapi setelah menggunakan mineral blok ini. Tak tanggung – tanggung, 1 ekor sapi bisa bertambah bobotnya seberat 3 kilo. Pasalnya, kandungan mineral blok ini bisa meningkatkan nafsu makan.

“Adanya fortifikasi alga dan herbal membuat rumen nyaman, selain itu juga bisa digunakan sebagai obat cacing.” tambahnya.

Tak hanya untuk meningkatkan kualitas daging dan susu, namun juga bisa menjadi panduan pembuatan mineral blok oleh mahasiswa.

“Mahasiswa bisa belajar cara membuat, belajar tentang formulasinya, dan bagaimana cara komersialisasi, jangan sampai hanya penelitian namun juga bagaimana cara memproduksi masal dan menjualnya.” imbuh Gunawan.

Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YOMA), Bambang Sudarmanto menyambut antusias mineral blok ini sebagai inovasi pakan ternak yang aplikatif.

“Dengan kolaborasi BRIN dan Polbangtan YOMA ini memungkinkan adanya kolaborasi antar akademisi dan peneliti. Tujuannya, membekali mahasiswa dengan inovasi dan teknologi terkini” pungkas Bambang. (os)

KAMPUS MAGELANG
Jl. Magelang – Kopeng KM.7
Magelang, Jawa Tengah, Telp. (0293) 364188, Fax. (0293) 313032
Kotak Pos 152 , Kode Pos 56101
KAMPUS YOGYAKARTA
Jl. Kusumanegara No.2 Umbulharjo, Yogyakarta, No. Telp (0274) 373479, Fax. (0274) 375528, Kode Pos 55167
(0293) - 364188 / (0274) - 373479
(0293) – 313032 / (0274) - 375528
www.polbangtanyoma.ac.id
Jam layanan : Senin - Kamis, Jam 7.30 - 16.00 WIB
Jam layanan : Jumat, Jam 7.30 - 16.30 WIB
00242148
Hari Ini : 187
Kemarin : 966
Bulan Ini : 18073
Tahun Ini : 159669
Total : 242148
Sedang Online : 8
© Copyright 2024- POLBANGTANYOMA - All Rights Reserved
Translate »
magnifierchevron-downcross-circle