Mabidama Polbangtan Kementan Jadi Gerbang Awal Pembentukan Petani Milenial Berkarakter

Setelah dua tahun dikepung pandemi COVID 19, pada tahun 2022 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta Magelang akhirnya dapat menggelar Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa (Mabidama) secara luring. Mabidama juga menjadi salah satu tanda dimulainya tahun ajaran baru di setiap Politeknik lingkup Kementerian Pertanian.

Melalui Mabidama, mahasiswa baru dibekali pondasi dasar untuk membentuk sikap dan karakter jiwa yang baik, sehingga membentuk lulusan sebagai qualified job creator dan qualified job seeker, bermental baja, pekerja keras, pekerja cerdas, wirausaha muda pertanian yang profesional.

Disampaikan SYL di kesempatan yang lain, dalam vokasi di era saat ini ada 2 pendekatan penting, yakni pendekatan intelektual dan pendekatan karakter yang berasal dari intuisi atas pengalamannya.

“Pendidikan vokasi mampu menyatukan antara intelektual dengan karakter. Kekuatan karakter sangat penting karena akan membuatnya menjadi seorang yang kuat, mampu bertarung dan mampu mencari jalan keluar terhadap segala tantangan yang ada”, tambah SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM, menyampaikan pentingnya kegiatan Mabidama sebagai bentuk orientasi kampus kepada mahasiswa baru, calon-calon agropreneur milenial, sebelum akhirnya resmi dikukuhkan sebagai mahasiswa Polbangtan.

“Kegiatan ini penting karena sebagai generasi muda milenial pertanian, yang 25 tahun ke depan akan menjadikan Republik Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045, yang bertepatan dengan 100 tahun Indonesia merdeka,” terang Dedi.

Melibatkan pihak internal dan eksternal seperti Brigadir Mobile (Brimob) Yogyakarta, Satuan Narkoba Polda DIY, Satlantas Polda DIY, UGM, BPBD DIY, dan Organisasi Kemahasiswaan seperti Ikatan Mahasiswa Polbangtan PEPI Indonesia (IMPPI), Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI), Forum Kerjasama Rohani Islam (FORKRI), Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI), serta Pemerintah Daerah Setempat, kegiatan Mabidama di Polbangtan Yogyakarta Magelang sendiri dilaksanakan selama 5 hari berturut-turut.

Bambang Sudarmanto, Direktur Polbangtan Yogyakarta Magelang, dihadapan 315 mahasiswa baru menyampaikan bahwa Polbangtan adalah kawah candradimuka bagi generasi penerus pertanian, “Kegiatan dikemas dengan penyampaian materi seputar kehidupan kampus dan diisi dengan materi-materi yang bernas dari berbagai narasumber. Manfaatkan momen ini untuk membangun karakter yang kuat, displin, dan berdaya juang tinggi. Agar nantinya Ananda memiliki karakter unggul, mudah bersosialisasi, dan menjadi contoh bagi masyarakat”, tegasnya.

Lebih lanjut Bambang juga menyampaikan bahwa pola pendidikan di Polbangtan selain menerapkan metode klasikal, selama 4 tahun masa pendidikan, mahasiswa akan banyak mengikuti pembelajaran teaching factory, praktek kerja lapang, magang, studi banding, kajian lapang, kaji terap, dan mengikuti Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Secara akademis, Polbangtan telah menyiapkan agenda intelektual yang padat dan terukur. Metode pembelajaran yang diterapkan di Polbangtan mengedepankan praktek, sehingga lulusannya siap kerja. Selain itu, Polbangtan juga membekali sertifikasi kompetensi bagi mahasiswanya,” pungkas Bambang.

-HG