Polbangtan YoMa Tingkatkan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian

Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) mendukung penuh kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam upaya menciptakan ketahanan pangan nasional. Sebagaimana diketahui, dalam lima tahun Kementerian Pertanian menargetkan lahirnya 2,5 juta petani milenial di Indonesia.

SYL sangat optimistis bisa mencapai target tersebut demi terwujudnya ketahanan pangan nasional. Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof Dr Dedi Nursyamsi MAgr menegaskan bahwa petani dan penyuluh petanian merupakan garda terdepan pembangunan pertanian di lapangan. Oleh karena itu kapasitas mereka perlu ditingkatkan demi penumbuhan ekonomi dari sektor pertanian Indonesia.

Nah, upaya mewujudkan pembangunan pertanian melalui regenerasi petani, Polbangtan menjadi salah satu lembaga yang mengemban upaya tersebut.

Di dalam kampus, Polbangtan YoMa membentuk karakter mahasiswa berjiwa petani modern. Sementara di luar kampus, Polbangtan YoMa berperan serta mengembangkan kualitas petani melalui beragam kegiatan. Di antaranya bimbingan teknis (bimtek) bagi petani dan penyuluh pertanian.

Hari ini (26/2/2021) Polbangtan menggelar bimtek di Hotel Atria Magelang. Diikuti oleh para penyuluh pertanian dan petani muda dari wilayah Kabupaten/Kota Magelang dan sekitarnya.

Pelaksanaan bimtek tersebut, Polbangtan YoMa menggandeng Komisi IV DPR RI dan pemerintah Kabupaten/Kota Magelang. “Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani dan penyuluh pertanian di wilayah koordinasi Polbangtan YoMa di Provinsi Jawa Tengah,” ungkap Plt Direktur Polbangtan YoMa Dr Rajiman MP saat membuka acara bimtek.

Menurut Rajiman,untuk mewujudkan upaya peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian diperlukan instrumen program yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. Instrumen tersebut berbentuk petunjuk/bimbingan teknis. “Petani dan penyuluh pertanian adalah aset insani yang perlu mendapat prioritas dalam penyusunan perencanaan program pembangunan pertanian. Supaya mereka bisa menjadi lokomotif, penggerak dan pelopor yang inovatif, kreatif, profesional, mandiri, dan mampu bersaing, serta berwawasan global,” tuturnya.

Bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian menghadirkan empat fasilitator. Seorang di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Vita Ervina. Vita merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI. Sedangkan tiga fasilitator lainnya adalah pakar dan praktisi pertanian. Yakni Mungguh Bimo Prasetyo (alumnus Polbangtan YoMa-peserta program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian/PWMP); Taufik Mawadani (pelau usaha Merapi Farm); dan Rayndra Shahdan (duta petani milenial Kementerian Pertanian).

 

Source : https://radarjogja.jawapos.com/pendidikan/2021/02/26/polbangtan-yoma-tingkatkan-kapasitas-petani-dan-penyuluh-pertanian/