Resertifikasi Online Penerapan Manajemen Mutu ISO 90001:2012

Penerapan manajemen mutu ISO 90001:2012 telah berjalan baik di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) Kampus Magelang.

Pandemi Covid-19 tak menjadi penghambat penerapan manajemen mutu pendidikan, meski harus dilakukan modifikasi manajemen kampus. Hal ini terungkap saat pelaksanan surveillance resertifikasi online penerapan manajemen mutu ISO 90001:2012 di Polbangtan YoMa Kampus Magelang, Jumat (5/2/2021) oleh tim auditor dari Szutest Indonesia yang dipimpin Ivar Kusradi D. ST MEng.

Ada lima bidang yang menjadi sasaran audit resertifikasi online. Yakni Program Studi (Prodi) Teknologi Pakan Ternak, teaching factory (tefa) dan laboratorium, Bagian Administrasi Umum, UPPM, dan penjaminan mutu.

Koordinator Prodi Teknologi Pakan Ternak Ir Andang Andiani Listyowati MSi menyatakan, selama pandemi kegiatan pembelajaran mahasiswa dilaksakan secara daring (e-learning) sejak Maret 2020 (awal semester genap TA 2019-2020) hingga saat ini. Rancangan mata kuliah dibuat dan dihitung dengan memperhatikan beban kerja dosen. Sehingga tiap dosen mendapat mata kuliah sesuai keahlian, kompetensi, dan bidang kerjanya. “Kendala e-learning  terutama bagi mahasiswa di daerah terpencil. Antisipasinya, pengumpulan tugas diperpanjang dibandingkan dengan pembelajaran luring. Berlaku juga pada presensi yang memberlakukan dari pagi hingga sore,” jelasnya.

Untuk kegiatan praktikum, mahasiswa ditugaskan membuat video secara mandiri dan mengirimkan link video tersebut. Sedangkan tugas individu dengan cara upload dokumen tulisan tangan pada aplikasi SIATO.

Dasar penilaian pembelajaran berdasarkan pada teori dan praktik. Sementara capaian kompetensi disesuaikan dengan sarana prasarana yang ada.

Selain itu, Polbangtan YoMa juga menerapkan LMS (learning manajemen system) Pembelajaran realtime dengan menggunakan Zoom dan forum online SIATO sesuai dengan jadwal BAAK. Namun demikian, mahasiswa tetap dapat mengakses materi setelah jam online berlalu. Bahan ajar sudah ter-upload dalam aplikasi SIATO. “Pelaksanaan pembelajaran online diinformasikan melalui WAG,” katanya.

Di bidang kepegawaian, selama pandemi Polbangtan YoMa menerapkan sistem work from office (WFO) dan work from home (WFH). Memanfaatkan aplikasi e-personal sebagai pengelola administrasi kepegawaain terkait sasaran kinerja dan kehadiran pegawai. Kinerja dituangkan dalam output harian. Berlaku bagi semua pegawai Kementerian Pertanian. Hal ini sebagaimana instruksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo agar seluruh jajarannya tetap bekerja dan produktif di tengah pandemi Covid-19 demi mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Demikian pula yang disampaikan Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Prof Dr Ir Dedi Nursyamsi MAgr. Bahwa ketahanan pangan nasional merupakan kunci utama menghadapi krisis selanjutnya setelah berakhirnya pandemi Covid-19.

Selama pandemi, Polbangtan YoMa juga membentuk Satgas Covid dan penyediaan sarana penambah daya tahan tubuh bagi pegawai. Juga penyediaan sarana prasarana protokol kesehatan yang memadai, penyemprotan disinfektan sebulan 2 kali. Serta pelaksanaan rapid dan swab antigen kepada seluruh pegawai. Vaksinasi dijadwalkan pada Maret 2021, sesuai jadwal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

Sementara itu, pelaksanaan teaching factory (tefa) dan laboratorium tetap berjalan normal selama pandemi. Mahasiswa domisili sekitar Magelang dapat melaksanakan tefa di kampus. Industri yang bekerja sama dengan tefa Polbangtan YoMa, di antaranya, Sarirosa Produksi Pakan Unggas, Merapi Farm, dan To Be Farm.

Selama masa pandemi, Polbangtan YoMa juga tetap melaksanakan penelitian dan publikasi jurnal sebagai bagian kegiatan Unit Penelitian dan Pengabdian Masyrakat ( UPPM). Salah satunya kegiatan pendampingan BPP model.

Dalam pelaksanaan sistem penjaminan mutu dikaitkan dengan visi misi kebijakan dan sasaran mutu pendidikan. Polbangtan YoMa juga mengembangkan model evaluasi berbasis teknologi informasi, yang diimplementasikan dalam SPMI.(*/yog)

Source : https://radarjogja.jawapos.com/pendidikan/2021/02/08/covid-19-performa-civitas-akademika-polbangtan-yoma-tetap-terjaga/