Tingkatkan Kompetensi Polbangtan YoMa Gandeng 40 Perusahaan

Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menggandeng 40 perusahaan guna mengoptimalkan program Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) yang telah dicanangkan Kementerian Pertanian belum lama ini.

40 Perusahaan hadir secara offline bertempat di Aula Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang.

Direktur Polbangtan YoMa Dr Bambang Sudarmanto mengatakan, sebagai tindak lanjut “perkenalan” dengan DUDI telah dilakukan MoU dengan 40 perusahaan tersebut pada Selasa (29/3/2022). “MoU ini diharapkan terus berlanjut ke arah kerja sama. Bermitra,” ujarnya usai penandatanganan dokumen MoU yang disaksikan secara daring oleh 40 peserta DUDI dan Polbangtan YoMa.

Bambang berharap, ke depan terjalin simbiosis mutualisme dari kerja sama tersebut. Baik bagi Polbangtan YoMa maupun perusahaan terkait. Penguatan kerjasama dengan DUDI termasuk salah satu pengamalan  tridharma perguruan tinggi. “Nantinya pihak DUDI kami harapkan bersedia menjadi tenaga ahli/dosen tamu/fasilitator. Perusahaan bisa menerima mahasiswa-mahasiswa kami untuk magang, pengkajian, maupun tugas akhir. Dengan tetap menyesuaikan peraturan yang berlaku di perusahaan,” paparnya.

 

 

Terpisah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan pentingnya DUDI pada lembaga pendidikan vokasi. Terutama untuk mencetak generasi milenial andal yang peduli dunia pertanian/peternakan. “Sektor pertanian menjadi ujung tombak ketahanan pangan. Petani milenial harus menjadi gerda terdepan untuk membangun pertanian nasional,” tuturnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi pun sering menyampaikan bahwa DUDI merupakan salah satu syarat penting pengembangan pendidikan vokasi.

Oleh karena itu, Dedi terus mendorong Polbangtan di Indonesia untuk menggandeng perusahaan-perusahaan pertanian dan peternakan untuk mencetak sebanyak mungkin petani milenial yang andal, tangguh, dan mandiri.